
Memesan engagement ring, atau cincin tunangan emas berlian menjadi salah satu hal yang cukup penting ketika seseorang sudah memutuskan untuk melamar pasangannya. Cincin tunangan bukan hanya soal bentuk yang terlihat cantik, tetapi juga berkaitan dengan selera pasangan, kenyamanan saat dipakai, dan tentu saja momen yang ingin dikenang dalam waktu lama.
Bagi yang baru pertama kali memesan cincin emas berlian, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan supaya hasil akhirnya tidak mengecewakan. Tidak perlu terlalu rumit, yang penting tahu bagian mana yang harus dipastikan sejak awal.
1. Kenali Selera Pasangan Sebelum Memesan
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengenali gaya pasangan. Ini terdengar sederhana, tetapi cukup sering dilewatkan karena orang terlalu fokus pada desain cincin yang menurut dirinya bagus.
Coba perhatikan cincin atau perhiasan yang biasa digunakan pasangan. Apakah lebih sering memilih model sederhana atau justru menyukai desain yang cukup mencolok? Apakah lebih suka warna emas putih, emas kuning, atau mungkin rose gold?
Kalau pasangan lebih sering menggunakan model minimalis, engagement ring dengan satu berlian utama dan rangka yang bersih bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, kalau menyukai tampilan yang lebih glamor, bisa mempertimbangkan desain dengan berlian tambahan di bagian band cincin.
2. Jangan Hanya Memilih karena Desainnya Unik
Desain eksklusif memang menarik. Tetapi eksklusif bukan berarti harus dibuat serumit mungkin. Kadang desain yang terlalu banyak detail justru membuat cincin terlihat penuh. Selain itu, model yang sangat rumit belum tentu nyaman digunakan sehari-hari. Karena engagement ring biasanya akan sering dikenakan, aspek kenyamanan tetap perlu diperhatikan.
Desain eksklusif bisa muncul dari detail kecil. Misalnya bentuk setting berlian yang berbeda, perpaduan beberapa jenis potongan berlian, atau detail tertentu pada bagian samping cincin.
3. Pilih Jenis Emas yang Sesuai
Emas putih cukup populer untuk engagement ring karena memberikan tampilan modern dan bersih. Warna putihnya juga cocok dipadukan dengan berlian sehingga batu terlihat lebih menyatu dengan rangka cincin. Namun, emas kuning juga tidak kalah menarik. Warna emas kuning memberikan nuansa klasik dan hangat, apalagi jika pasangan memang lebih menyukai gaya tradisional.
Sementara itu, rose gold dapat memberikan kesan yang lebih lembut dan romantis. Pilihan ini bisa dipertimbangkan jika ingin sesuatu yang sedikit berbeda. Tidak ada pilihan warna emas yang paling benar. Semuanya kembali pada gaya pasangan dan desain yang ingin dibuat.
4. Tentukan Bentuk Berlian
Bentuk berlian juga bisa mengubah keseluruhan tampilan engagement ring. Round cut misalnya, memberikan kesan klasik dan mudah dipadukan dengan berbagai model cincin. Ada juga oval cut yang terlihat elegan dan bisa memberikan kesan jari tampak lebih panjang ketika dikenakan. Princess cut memiliki bentuk yang lebih tegas, sedangkan pear atau marquise memberikan karakter yang cukup berbeda.
Kalau ingin memesan desain eksklusif, pemilihan bentuk berlian ini bisa menjadi salah satu bagian yang dikembangkan. Tidak harus mengikuti model yang sedang populer, tetapi pilih bentuk yang memang terasa cocok dengan karakter pasangan.
5. Perhatikan Ukuran Berlian Utama
Ukuran berlian tentu menjadi salah satu hal yang akan dipikirkan ketika memesan engagement ring. Namun jangan sampai hanya mengejar ukuran terbesar. Berlian yang terlalu besar belum tentu terlihat proporsional dengan ukuran jari dan rangka cincin. Sebaliknya, berlian dengan ukuran yang tepat bisa terlihat lebih elegan meskipun tidak terlalu besar.
Saat membuat desain khusus, proporsi antara berlian utama dan rangka cincin harus diperhatikan. Inilah salah satu alasan kenapa konsultasi dengan tenaga profesional cukup membantu ketika memesan cincin.
Jika Anda masih bingung, butik perhiasan MONDIAL yang telah hadir di kota-kota besar di Indonesia bisa menjadi solusi untuk mendapatkan cincin tunangan yang sedang Anda butuhkan. Yuk, kunjungi gerainya, sekarang!