Menghitung Masa Kehamilan Secara Manual

thumbnail

Tidak ada cara mengetahui dengan pasti kapan Bunda akan mengalami masa subur dan mengandung. Itulah sebabnya, periode menstruasi terakhir Anda seringkali digunakan sebagai patokan untuk mengetahui masa kehamilan.Untuk mengetahui cara menghitung usia kehamilan secara manual dengan menggunakan pengukuran ini, cobalah ingat kapan periode menstruasi terakhir Anda dimulai.

Hari pertama haid terakhir Anda dihitung sebagai hari pertama kehamilan Anda. Beberapa wanita lebih memilih untuk menghitung masa kehamilan mereka dari hari perkiraan mereka akan berovulasi, selama bulan di mana mereka dinyatakan hamil. Pengukuran tersebut menunjukkan perkiraan tanggal konsepsi, yang biasanya akan menjadi sekitar dua minggu setelah hari pertama haid terakhir Anda.

Hasil gambar untuk Menghitung Masa Kehamilan Secara Manual

Cara menghitung masa kehamilan secara manual, Pengukuran melalui ketinggian fundus. Bidan atau dokter Anda dapat mengukur ketinggian fundus Anda pada pemeriksaan kehamilan. Ketinggian fundus adalah pengukuran dalam sentimeter dari tulang pubis ke bagian atas rahim Anda. Ini harus tumbuh pada tingkat yang dapat diprediksi saat kehamilan Anda berlanjut. 

Setelah Anda mencapai kehamilan 20 minggu, tinggi fundus Anda biasanya akan sama dengan jumlah minggu kehamilan Anda. Dengan kata lain, saat hamil 21 minggu, tinggi fundus Anda mungkin akan sekitar 21 cm. Meskipun terkadang, ketinggian fundus ada yang tidak sesuai dengan usia kehamilan, namun perbedaannya biasanya tidak akan terlalu jauh. 

Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi, tetapi beberapa di antaranya sangat normal. Dokter Anda mungkin akan memeriksanya melalui USG untuk memastikan semuanya akan baik-baik saja. Namun, tanggal due date atau hari perkiraan lahir tidak boleh disesuaikan berdasarkan tinggi fundus. Bagaimana jika lupa tanggal periode terakhir atau jika periode menstruasi Anda tidak teratur? Perhitungan tanggal due date akan lebih mudah diketahui jika periode menstruasi Anda teratur dan memiliki siklus setiap 28 hari. 

Wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, mungkin akan lupa dengan tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Apalagi, jika siklus periode Anda bervariasi panjangnya. Sudah pasti, hal itu akan membuat cara menghitung usia kehamilan secara manual akan lebih sulit. Solusinya, pemindaian USG bisa memberikan usia kehamilan dan tanggal due date yang lebih akurat. Dokter akan mengukur panjang janin Anda untuk memberi gambaran tentang kehamilan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top